Daftar 4 Gunung Berbahaya di Indonesia

Daftar 4 Gunung Berbahaya di Indonesia

Gunung paling riskan bisa anda kategorikan menurut potensi ancaman dari  gunung api saat terjadi letusan. Ancaman bencana gunung api itu mempunyai kebersangkutanan yang paling erat dengan format indocsn188 atau bangun tubuh dari gunung tersebut sendiri, format kawahnya dan pun mekanisme letusan yang dihasilkan. Kriteria itu di atas bakal sangat memprovokasi seberapa berbahayanya akibat letusan dari gunung api yang dapat mengancam lingkungan hidup dan mahluk hidup disekitarnya ketika gunung meletus. Jika kamu ingin tahu susunan dari gunung-gunung api yang berbahaya, maka simak sampai berakhir tulisan ini!

Daftar 4 Gunung Berbahaya di Indonesia
Daftar 4 Gunung Berbahaya di Indonesia

Gunung Paling Berbahaya

Sebelumnya, perlu anda pahami terlebih dahulu ciri khas dari sebuah letusan gunung api yang antara lain ialah sebagai berikut:

Letusan Kaldera

Untuk letusan jenis ini dibutuhkan waktu yang paling lama pada gunung api. Gunung api yang beristirahat dalam jangka masa-masa lama bisa jadi letusannya bakal berjenis kaldera. Letusan kaldera ialah letusan dahsyat yang  dapat melontarkan material sejauh ribuan km dan dapat merangsang perubahan iklim secara global.

Pasca Kaldera

Setelah merasakan letusan kaldera bila terjadi letusan lagi, maka ciri khas letusan dari gunung tersebut seringkali berbentuk kerucut sinder dengan lontaran bom vulkanik yang bercampur abu dan material. Durasiuntuk gunung api untuk merasakan letusan ini selama 10 tahunan.

Lahar

Ada dua jenis lahar yang seringkali dikeluarkan oleh gunung api yakni lahar letusan dan lahar hujan. Salah satu misal letusan lahar ini ialah apa yang terjadi dengan gunung kelud pada tahun 1990 lalu.

Kerucut Api Strato

Karakteristik letusan ini bercirikan adanya guguran kubah atau lidah lava dari puncak gunung. Gunung dengan letusan jenis ini umumnya memiliki pasukan magma dengan jumlah tertentu, semakin besar jumlahnya maka leleran magma bakal semakin besar. Contoh dari letusan tipe ini ialah apa yangtidak jarang terjadi pada gunung Merapi di Indonesia.

Kawah Tapal Kuda

Letusan dengan menyisakan format tapal kuda ini terjadi dampak longsoran pada tubuh gunung api sendiri. Letusan gunung ini akan menyebabkan longsoran besar yang menimpa wilayah disekitarnya. Salah satu yang pernah terjadi di Indonesia ialah di Gunung Papadanyan. Dampak letusan gunung berapi dengan jenis ini dapat mengakibat terjadinya Tsunami yang lumayan dahsyat bilamana gunung terletak di area laut.

  1. Gunung Papandayan

Letusan paling mencekam dari gunung ini terjadi pada tahun 1772, dalammasa-masa 5 menit gunung Papandayan mengalami sejumlah kali letusan besar yang dibuntuti dengan runtuhan tubuh gunung api. Letusan gunung inidapat mencapai radius 250 km2, sejumlah 40 desa hancur dan menelan 2.951 korban jiwa. Menurut daftar sejarah gunung api di Indonesia letusan dari gunung ini pada tahun 1772 itu adalahletusan terbesar yang menciptakan pendengarnya saja merinding. Jenis erupsi dari gunung ini ialah berupa erupsi campuran.

  1. Gunung Galunggung

Letusan gunung galunggung yang terbesar terjadi pada 4000 tahun yang lalu, efek dan akibat letusannya memilki tingkat yang sama dengan gunung Papandayan di atas. Bukti dari dahsyatnya pengertian eksplosif dari gunung ini pada masa-masa itu ialah terbentuknya kawah tapal kuda. Letusan terakhir dari gunung ini diduga terjadi antara 1982 hingga 1983 yangdilangsungkan selama kurun masa-masa delapan bulan. Letusan yang terakhir ini menyisakan telaga kawah dan kerucut di sinder yang terletak di unsur tengah kawah.

  1. Gunung Tambora

Gunung yang terletak di Sumbawa ini menyisakan sejarah mencekam letusan yang terjadi pada 1815 lalu. Letusan dari gunung ini bahkan disinyalir menjadi penyebab utama terjadinya kelaparan di Eropa dampak gagal panen yang merupakan akibat global. Abu halusnya dapat menembuh unsur statosfer bumi sehingga memprovokasi iklim dunia. Material magmatik setinggi 50 Km2 terlontar dari letusan gunung ini, sejauh 1300 km endapan jatuh prioknya.

Di samping itu, erupsi eksplosif dan efusif gunung ini meninggalkansuatu kaldera dengan kedalaman 1300-an meter, dengan diameter 7 km, sebelum terjadinya letusan tinggi gunung ini menjangkau 4000 m di atas permukaan laut. Korban meninggal dari akibat letusan ini sejumlah 92.000 dimana 12.000 sebagai dampak dari awan panas, 80.000 lainya dikarenakanakibat kelaparan sesudah terjadinya letusan gunung ini.

  1. Gunung Krakatau

Gunung yang bertempat di Selat Sunda ini pun termasuk sebagai gunung berbahaya. Letusan dari gunung ini pada tahun 1883 melontarkan material piroklastika sejauh 10 km2 . Dampak yang timbulkan tidak main-main,sejumlah 36.000 ribu jiwa kehilangan nyawa. Sebab di samping berupa erupsi gunung, awan panas, letusan dari gunung ini menimbulkan akibat berupa tsunami dampak hempatan runtuhan dari dinding gunung. Dalamdaftar sejarah tsunami yang diakibatkan letusan gunung, tsunami karena letusan Krakatau berikut yang memunculkan korban jiwa terbanyak. Jadiberhati-hatilah dengan bahaya gunung api bawah laut ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *